Cara Kerja Resistor, Satuan, dan Fungsinya

Bagi kamu yang masih awam dengan dunia elektronik, mungkin resistor pernah kamu dengar tapi belum memahaminya secara mendalam. Pada artikel kali ini, kamu bisa mengerti sedikit tentang apa itu resistor, cara kerja resistor, satuan, dan juga fungsi dari resistor.

Secara sederhana, resistor merupakan komponen dasar yang ada pada sistem elektronika. Biasanya, resistor digunakan pada setiap rangkaian elektronik lantaran berfungsi sebagai pengatur dan juga pembatas jumlah arus listrik dalam suatu rangkaian.

Dengan menggunakan resistor, arus listrik bisa terdistribusi sesuai dengan kebutuhan. Sesuai dengan namanya, resistor ini memiliki sifat resistif dan pada umumnya terbuat dari bahan karbon. Satuan yang digunakan oleh resistor biasanya disebut dengan Ohm.

Cara Kerja Resistor

Jika kamu sudah mengerti apa itu resistor secara sederhana. Sekarang kamu sudah bisa langsung mengetahui bagaimana cara kerja resistor. Sebenarnya, cara kerja resistor ini cukup simple, yakni dengan menghambat arus listrik yang mengalir dari salah satu ujung kutub ke ujung kutub yang lainnya.

Proses menghambat arus listrik tersebut, biasanya dibarengi dengan nilai hambatan variatif sesuai dengan nilai hambatan yang tertera pada resistor. Kemudian, arus listrik akan dialirkan lagi pada komponen elektronik yang butuh arus kecil. Hal inilah yang membuat awet barang-barang elektronik.

BACA JUGA  Pilih Sewa Kipas Blower atau AC? Mana Pilihan Tepat?

Prinsip kerja dari resistor adalah dengan cara mengatur elektron yang melewatinya dengan cara menggunakan material konduktif tertentu. Material konduktif ini, biasanya dicampur dengan beberapa material lain yang nantinya sangat berguna untuk memberikan hambatan bagi aliran elektron.

Satuan Resistor

Nah, jika sudah tahu cara kerjanya, biasanya pada resistor tertera berapa nilai hambatan yang bisa diberikan. Nilai hambatan tersebut adalah satuan dari resistor. Satuan yang digunakan adalah Ohm yang merupakan satuan dari resistansi listrik. Satuan ini diambil dari nama penemunya, yakni George Ohm.

Biasanya, ada beberapa satuan yang digunakan dalam prefix:

  1. Ohm: Ω
  2. Kilo Ohm: KΩ
  3. Mega Ohm: MΩ
  4. KΩ artinya sama dengan 1.000Ω
  5. MΩ artinya sama dengan 1.000.000 Ω
  6. GΩ artinya sama dengan 1.000.000.000Ω

Fungsi Resistor

Adapun fungsi umum yang diberikan oleh resistor adalah untuk membatasi ataupun mengatur jumlah arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian. Dengan adanya resistor, arus listrik yang mengalir bisa didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan fungsi selengkapnya, yakni sebagai berikut:

  1. Resistor berfungsi untuk menahan sebagian arus listrik untuk disesuaikan dengan kebutuhan pada suatu rangkaian elektronika.
  2. Resistor berfungsi untuk menurunkan tingkat tegangan yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian elektronika.
  3. Resistor berfungsi untuk membagi tegangan.
  4. Resistor berfungsi untuk membangkitkan frekuensi rendah dan juga frekuensi tinggi namun dengan bantuan dari transistor serta kondensator.
BACA JUGA  Daftar Penyebab AC di Rumah Cepat Mengalami Kerusakan

Dari fungsi tersebut, sebenarnya resistor masih dibagi menjadi beberapa jenis, jadi tak hanya ada satu jenis resistor saja. Berikut ini jenis-jenis resistor yang didasarkan pada fungsi tersebut:

 

1. Fixed Resistor

Pada fixed resistor ini, nilainya tidak bisa berubah atau konstan. Biasanya, resistor ini terbuat dari bahan nikelin ataupun karbon. Fungsinya yakni untuk membagi tegangan, membatasi, dan juga mengatur arus dalam suatu rangkaian. Selain itu, fixed resistor juga berfungsi untuk memperbesar dan juga memperkecil tingkat tegangan.

2. Variable Resistor

Berlawanan dari fungsi di atas, jenis resistor selanjutnya adalah variable resistor. Pada resistor ini, nilainya bisa berubah-ubah dengan cara memutar ataupun menggeser toggle yang ada pada alat tersebut.

Fungsinya yakni untuk mengatur volume besar-kecil arus listrik, mengatur tinggi-rendahnya nada, tone control dalam sound system, dan juga digunakan untuk membagi tegangan arus listrik.

 

Nah itulah sedikit informasi yang bisa kamu dapatkan tentang pengertian, cara kerja, satuan, beserta fungsi dari resistor.