Cara Beternak Kelinci Pedaging

Ternak kelinci pedaging seperti kelinci german giant saat ini menjadi salah satu peluang bisnis untuk para pemula yang ingin terjun di dunia bisnis. Selain membutuhkan modal yang tidak banyak, beternak hewan satu ini juga bisa menghasilkan banyak keuntungan.

Banyak yang mengira bahwa kelinci hanya bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan saja. Tetapi perlu kamu tahu bahwa kelinci juga bisa dibudidayakan dan dijadikan sebagai sumber pemasukan juga. Berikut ini ada beberapa cara ternak kelinci pedaging untuk para pemula, sebagai berikut:

1.       Pilih jenis kelinci yang tepat

Tidak semuanya jenis kelinci bisa dipakai sebagai kelinci pedaging. Kelinci yang dapat dijadikan kelinci pedaging memiliki ciri badan yang besar dan mudah untuk dikembangbiakkan.

Ada dua jenis kelinci yang bisa kita budidayakan dan bisa diperoleh keuntungan nantinya. Yaitu kelinci new zealand white dan flemish giant. Dua jenis kelinci tersebut cocok dijadikan sebagai kelinci pedaging karena bentuk tubuhnya yang besar dan sekali melahirkan bisa 10 sampai 12 anak.

2.       Pilih induk kelinci pedaging

Hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu pilih induk kelinci pedaging yang memiliki kualitas bagus. Hal tersebut dapat berpengaruh pada kelangsungan ternak kelinci pedaging kamu nantinya.

BACA JUGA  Inilah Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

Saat memilih indukan kelinci kamu perlu memperhatikan dengan serius bibit yang ingin kamu beli. Pilih kelinci dengan warna mata cerah dan kulit bersih. Selain itu gerakan yang lincah juga menandakan bahwa kelinci tersebut benar-benar sehat.

3.       Menyiapkan kandang

Kelinci tidak suka tempat yang terlalu ramai maka sebaiknya pilih kandang kelinci yang jauh dari kebisingan. Kamu bisa membuat kandang kelinci dengan ukuran 200 kali 70 cm yang dapat memuat sebanyak 10 hingga 12 ekor kelinci.

Sebaiknya jangan satukan kelinci jantan dengan kelinci betina dalam satu kandang agar terhindar dari perkawinan dini.

Dalam kandangnya kamu perlu menyediakan pakan dan air putih sebagai minum kelinci dan rutin membersihkan kandangan setiap dua kali seminggu.

4.       Mengembangbiakkan kelinci pedaging

Kelinci bisa dikawinkan bila kelinci betina berusia 6 bulan sedangkan kelinci jantan berusia 8 bulan. Hal tersebut agar terhindar dari perkawinan dini untuk mengurangi resiko kegagalan reproduksi.

Proses pengembangbiakkan ini bisa dilakukan pada waktu pagi maupun sore hari dengan memasukkan kelinci betina dalam satu kandang dengan pejantan. Usai berhasil melakukan proses perkawinan, keluarkan kelinci betina lalu istirahatkan selama 10 hingga 15 menit. Lalu lakukan proses itu kembali sampai betina tidak ingin kawin lagi.