Bahan Pakaian Ramah Lingkungan, Tidak Perlu Sering Dicuci Tapi Tetap Keren Saat Dipakai

Saat membeli pakaian, hal apa yang biasanya kita pikirkan? Kalau masih sekedar gaya atau harga saja, maka cobalah untuk memikirkan dampak dari pakaian yang akan dibeli. Karena ada pula beberapa bahan pakaian yang ternyata berbahaya bagi lingkungan lho.

Nah, supaya pakaian yang kamu beli pada akhirnya tidak berbahaya bagi lingkungan dan diri kamu sendiri, maka admin tempat sampah fiber sajikan informasi apa saja jenis bahan pakaian yang ramah lingkungan berikut ini.

1. Kain linen bisa menjadi pilihan bagi kamu yang malas menyalakan setrikaan

Linen merupakan jenis kain yang terbuat dari tumbuhan rami yang cocok banget jadi bahan pakaian musim panas, karena sifat dari kain ini yang mudah menyerap keringat. Pakaian dengan bahan ini akan semakin lembut jika sering dicuci, jadi kamu tidak perlu menyalakan setrikaan kalau habis angkat jemuran. Jadi bisa hemat listrik kan?

2. Wool bahan yang tahan api bisa menghangatkan dan menyelamatkan lingkungan

Karena bahan wool diambil dari bulu domba, maka kain ini bisa tergolong sebagai bahan pakaian yang ramah lingkungan. Karena bulu domba akan tumbuh secara terus menerus dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh. Selain itu, proses pembuatan serat dan benang wol hanya membutuhkan sedikit bahan kimia saja. Menariknya, bahan wool bisa diperbaharui dan tahan api.

BACA JUGA  Pengertian Suaka Margasatwa Dan Cagar Alam

3. Kapas organik lebih baik karena proses penanamannya tidak menggunakan pestisida

Tahukah kamu kalau untuk memproduksi kapas konvensional membutuhkan kurang lebih 25% pestisida dan penggunaan pestisida yang berlebihan bukan saja berbahaya untuk kesehatan tapi untuk lingkungan juga. Opsi lain yang bisa diambil adalah kapas organik untuk bahan pembuatan pakaian karena proses penanamannya tidak butuh pestisida yang akan meracuni tanah dan kehidupan. Kabar baiknya untuk kita semua, saat ini sudah banyak brand fashion yang menggunakan kapas organik untuk bahan pakaian.

Intinya selain memilih pakaian dengan bahan ramah lingkungan, kamu juga harus bisa lepas dari sikap konsumtif. Karena tampil modis pun harus diimbangi dengan sikap kritis. Kritis untuk keuangan dan juga lingkungan.