Prediksi PSG vs Barcelona, Adu Gengsi

PSG vs Barcelona

Undian babak 16 besar Liga Champions sudah dilakukan dan telah mempertemukan sejumlah tim. Salah satu laga yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepakbola adalah laga antara Paris Saint-Germain melawan Barcelona.

PSG vs Barcelona
Paris Saint-Germain akan berusaha melewati tantangan Barcelona

PSG akan terlebih dahulu bermain sebagai tuan rumah kala melawan El Barca pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang dalam partai leg pertama. Laga tersebut dilangsungkan di Stadion Parc des Princes, Paris.

Les Parisiens tak mampu keluar sebagai jawara Grup A setelah hanya bermain imbang kala melawan Ludogorets dalam laga pamungkas. Sehingga, perolehan poin mereka hanya 12 angka saja. Tak mampu melampaui 14 poin yang diraih oleh Arsenal.

Sedangkan Blaugrana terasa tanpa ada perlawanan di Grup C. Padahal, dihuni oleh tim-tim besar dari masing-masing liga, yakni Manchester City, Borussia Monchengladbach dan Celtic.

Namun laga yang mempertemukan kedua klub tersebut diprediksi akan berjalan dengan sangat ketat. Pasalnya, mereka akan berusaha keras untuk mencuri terlebih dahulu kemenangan. Dengan meraih kemenangan, akan menjadi modal yang sangat berarti untuk laga leg kedua.

Terlebih, saat ini baik Paris Saint-Germain maupun Barcelona tengah terpuruk di liganya masing-masing. PSG hingga kini masih bertengger di urutan ketiga Ligue 1 dan belum mampu menggeser posisi AS Monaco di puncak klasemen.

Begitu pula dengan Blaugrana yang juga masih menduduki urutan ketiga La Liga Spanyol dan masih kesulitan untuk mengejar perolehan poin dari sang rival abadi, Real Madrid yang kokoh di puncak klasemen.

Dengan demikian, kedua klub akan sama-sama menjadikan laga tersebut untuk mengobati luka di masing-masing liga.

Catatan Kedua Klub

Laga antara Paris Saint-Germain melawan Barcelona dalam babak 16 besar Liga Champions pada pertengahan bulan Februari 2017 mendatang, bukanlah pertemuan yang pertama kalinya kedua klub di ajang kompetisi paling bergengsi di benua biru tersebut. Tercatat sudah enam kali mereka saling bertemu.

PSG vs Barcelona
PSG lagi-lagi harus menghadapi Barcelona

Pada musim 2014/2015 kedua tim saling berusaha untuk menyingkirkan, demi meraih tiket ke babak semifinal. Di leg pertama yang dihelat di markas PSG, justru kubu tamu mampu memetik kemenangan dengan keunggulan 1-3.

Kemudian misi balas dendam di leg kedua tak mampu terwujud. Alhasil, Barca kembali meraih kemenangan 2-0. Sehingga secara agregat unggul 5-1 dan berhak ke babak semifinal.

Sebelumnya, tepatnya dua musim lalu, mereka berdua dipersatukan dalam satu Grup F Liga Champions. Dimana pada akhirnya, El Barca sukses keluar sebagai jawara grup.

Pertemuan pertama kala itu terjadi di Parc des Princes, tuan rumah yang didukung penuh oleh para pendukungnya sendiri sukses menumbangkan sang tamu dengan skor tipis 3-2.

Kemudian Trio MSN (Messi, Suarez dan Neymar) mampu tampil memukau dengan masing-masing sukses menyarangkan gol ke gawang lawan pada pertemuan kedua dan hanya dibalas satu gol melalui Zlatan Ibrahimovic.

Prediksi Line Up

Masing masing pelatih, baik Unai Emery maupun Luis Enrique akan sama-sama mengincar kemenangan. Sehingga, mereka berdua akan menurunkan skuat terbaiknya.

Stadion Parc des Princes
Paris Saint-Germain akan terlebih dahulu bermain di markas mereka Stadion Parc des Princes kala berhadapan dengan Barelona

Emery menerapkan formasi 4-3-3 dengan Lucas Moura, Cavani dan Draxler mengisi lini serang. Verrati, Motta dan Mautidi saling bekerja sama untuk menguasai permainan.

Meunier, Marquinhos, Thiago Silva dan Kurzawa saling berjibaku demi mempertahankan lini pertahanan. Penjaga gawang diserahkan oleh Trapp.

Enrique sendiri tetap mengandalkan Suarez, Neymar dan juga sang megabintang Messi di lini serang dalam formasi 4-3-3. Busquets, Iniesta dan Rafinha dipercaya menjaga lini tengah permainan.

Di lini pertahanan, sepenuhnya diserahkan kepada Vidal, Mascherano, Pique dan Jordi Alba. Penjaga gawang, ter Stegen tetap menjadi pilihan utama.

Sevilla vs Leicester City, Laga Penuh Kejutan

Sevilla vs Leicester City

Salah satu laga yang akan tersaji di dalam babak 16 besar Liga Champions mendatang adalah antara Sevilla melawan Leicester City. Pertandingan tersebut merupakan laga pertama yang mempertemukan kedua klub di kancah kejuaraan antarklub di Eropa. Laga tersebut pun diprediksi akan menghadirkan kejutan yang tak terduga.

Sevilla vs Leicester City
Sevilla akan menghadapi Leicester City di fase 16 besar Liga Champions

Sevilla yang merupakan juara Liga Europa secara tiga kali beruntun pada musim terakhir akan melawan Leicester City yang baru pertama kalinya berpartisipasi di kancah Liga Champions.

Leg pertama, Sevillistas akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah pada tanggal 23 Pebruari 2017. Lantaran pasukan Jorge Sampaoli hanya mampu keluar sebagai runner up grup H.

Sementara di leg kedua akan dihelat di King Power Stadium pada tanggal 15 Maret 2017. Leicester City sukses keluar sebagai juara grup G.

Perjalanan Leicester City

Leicester City yang secara mengejutkan mampu keluar sebagai juara Liga Primer Inggris musim 2015/2016, secara otomatis berhak untuk bermain di Liga Champions. Itu merupakan catatan sejarah bagi pihak klub, dimana untuk pertama kalinya sukses menembus kejuaraan antarklub paling bergengsi di daratan Eropa.

Leicester City
Leicester City sukses keluar sebagai juara grup G Liga Champions

Klub yang dilatih oleh Claudio Ranieri tergabung di Grup G bersama Club Brugge, Porto dan Copenhague. Pada laga pembuka, The Foxes mampu menaklukkan Club Brugge dengan skor yang sangat meyakinkan, 0-3.

Di laga kedua, Riyad Mahrez CS menghadapi ujian berat, lantaran harus menghadapi raksasa Portugal, FC Porto. Namun, berkat dukungan para supporter yang datang memenuhi King Power Stadium, tuan rumah mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0. Satu-satunya gol diciptakan oleh pemain baru mereka, yakni Slimani.

Kemenangan ketiga pun diraih oleh pasukan The Foxes setelah tampil gemilang melawan Copenhagen. Gol tunggal Mahrez sudah cukup memperkokoh posisi di puncak klasemen. Kemenangan tersebut juga tak terlepas dari aksi Schmeichel yang sangat memukau.

Pertandingan keempat, giliran Leicester City yang bertandang ke Telia Parken, markas klub Copenhagen. Namun, laga tersebut tak satu gol pun mampu tercipta. Hingga pertandingan usai, skor 0-0 untuk kedua tim.

Akhirnya, pada pekan kelima, langkah punggawa The Filberts dipastikan telah lolos ke fase 16 besar. Kepastian tersebut diraih usai mampu mengalahkan Club Brugge dengan skor tipis, 2-1. Gol Mahrez dan Okazaki hanya mampu dibalas oleh Jose Izquierdo.

Nahas, pada pertandingan pamungkas, catatan tak terkalahkan di fase grup akhirnya berhenti. Porto secara perkasa mempermalukan sang lawan dengan skor yang sangat telak, 5-0. Namun, laga tersebut tak mempengaruhi posisi Vardy CS di puncak klasemen.

Hingga akhirnya, Leicester City mampu keluar sebagai juara grup G dengan raihan 13 poin. Diikuti oleh Porto di posisi kedua dengan selisih dua poin. Copenhagen di urutan ketiga dan Club Brugges menjadi juru kunci.

Perjalanan Sevilla

Sevilla yang pada tiga tahun terakhir tak mampu keluar dari fase grup Liga Champions. Namun sukses menjuarai Liga Europa selama masa tersebut. Kini pada musim 2016/2017, berhasil lolos ke babak kualifikasi 16 besar.

Sevilla
Sevilla hanya mampu keluar sebagai runner up grup H Liga Champions

Sevilla tergabung bersama Juventus, Olympique Lyonnais dan Dinamo Zagreb di grup H. Sevillistas mengawali laga pembuka melawan raksasa Italia, Juventus. Laga tersebut berakhir dengan kedudukan 0-0.

Pada laga selanjutnya, mampu keluar sebagai pemenang dengan mengandaskan perlawanan Lyon dengan skor 1-0. Begitu pula kala bersua Dinamo Zagreb, sukses meraih poin sempurna.

Laga keempat, pasukan Jorge Sampaoli berhasil mempermalukan wakil Kroasia dengan skor 4-0. Tetapi, kekalahan baru dirasakan oleh Sevilla kala melawan Juventus. Pertandingan terakhir, ditutup dengan hasil imbang melawan wakil Perancis.

Sevilla mampu keluar dari fase grup H sebagai runner up dengan hanya memperoleh 11 poin saja. Berjarak 3 poin dari si Nyonya Tua di puncak klasemen. Sementara itu, urutan ketiga ditempati oleh Lyon dan Zagreb harus puas menjadi juru kunci dengan tidak satu poin pun berhasil diraih.

Lawan Napoli, Madrid Yakin Menang

real madrid

Liga Champions Europa menyisakan 16 tim. Salah satu laga yang patut menjadi perhatian adalah antara rasaksa Spanyol, Real Madrid yang akan bertemu salah satu tim kuat dari Italia, yakni Napoli. Kedua klub dengan sejarah panjang dan memiliki banyak histori dalam persaingan di kancah Eropa.

Para pemain Los Blancos nampaknya cukup yakin bisa meraih tiga poin di kandang mereka sendiri. Di depan ribuan pendukungnya, dapat dipastikan Karim Benzema, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale akan mengepung pertahanan Napoli.

“Saya cukup optimis kami bisa memberikan terbaik pada laga melawan Napoli nanti. Saat ini tim kami sangat haus akan kemenangan dan pastinya kemenangan akan menjadi milik kami nanti,” ujar Sergio Ramos kepada media dengan rasa optimisnya.

Beberapa pengamat dan situs-situs judi di Spanyol maupun di Italia sudah mulai ramai memprediksi siapa yang akan menang dalam laga tersebut. Mantan pelatih Manchester United, Sir. Alex Ferguson memiliki prediksi bahwa, Los Blancos akan memenangkan laga, yang akan dimainkan di Santiago Bernabeu.

Nampaknya Sir. Alex, lebih menjagokan pasukan Zinedine Zidane karena tim tersebut memiliki banyak pemain dengan kualitas sangat bagus. Selain itu, hadirnya mantan anak asuhnya yakni Cristiano Ronaldo juga menjadikan alasan kenapa Ferguson lebih menjagokan Madrid ketimbang Napoli.

“Napoli adalah tim hebat dan memiliki sejarah panjang, tapi dalam sepakbola kita tidak selalu di untungkan dengan sejarah. Anda harus melihat kenyataannya, kini Real Madrid adalah salah satu klub dengan kualitas pemain merata di seluruh lini. Para pemain cadangan dan pemain inti semuanya memiliki kemampuan diatas rata-rata,” jelas Sir. Alex.

Saran Antonio Conte Untuk Napoli

antonio conte
Antonio Conte pelatih Chelsea dan mantan pelatih Italia

Mantan pelatih Juventus sekaligus mantan pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte memberikan saran kepada skuad Napoli jika ingin menang melawan Cristiano Ronaldo CS. Dia memberikan pendapatnya mengenai laga yang akan dimainkan pada tanggal 16 Februari 2017 itu.

“Mereka (Napoli) harus bermain sabar, konsetrasi penuh dan jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak berarti. Saya mengakui kekuatan Madrid musim ini sangat berbeda, mereka jauh lebih kuat bersama Zidane. Tapi kesempatan untuk meraih poin masih bisa di dapat oleh Napoli,” ujar Conte.

Conte yang kini mengarsiteki tim asal Inggris yaitu Chelsea, nampaknya memberikan prediksi bahwa anak asuh Maurizio Sarri bisa memberikan perlawanan berarti kepada Madrid meski bertindak sebagai tim tamu.

Strategi Zidane Menghadapi Napoli

zinedine zidane
zinedine zidane pelatih real madrid

Zinedine Zidane sebagai kepala pelatih Los Blancos telah memiliki banyak racikan strategi dalam menghadapi Napoli nanti. Liga Champions menjadi target utamanya untuk meraih gelar tersebut pada musim ini. Real Madrid di untungkan karena kondisi para pemain mereka sangat siap untuk melakoni laga tersebut.

Kekuatan Madrid akan di fokuskan pada sektor sayap. Gareth Bale bersama Lukas Modric akan saling bekerjasama dalam menekan lini tengah Napoli. “Tim ini memiliki kualitas luar biasa dan saya akan memanfaatkan setiap kualitas pada masing-masing pemain yang akan di turunkan nanti,” ungkap Zidane.

Kepada media, pelatih berkepala plontos itu juga memberikan informasinya mengenai target timnya tersebut pada ajang Liga Champions. “Saya rasa, tim sekelas Madrid harus memiliki target juara pada ajang bergengsi seperti ini. Masalah siapa yang akan menjadi pemenang melawan Napoli nanti kita lihat saja pertandingannya,” tambahnya kepada media lokal di Spanyol.

Pasukan Los Blancos begitu optimis dalam melakoni laga melawan Napoli nanti. Selain di penuhi pemain bintang, ada begitu banyak alasan kenapa pengamat sampai legenda sepakbola lebih menjagokan Real Madrid dalam laga tersebut.

Liga Champions : Nasib Arsenal Sungguh Malang

Arsenal

Jadwal 16 besar Liga Champions 2016-2017 sepertinya merupakan kabar buruk bagi klub yang bermarkas di London Utara. Arsenal akan berjumpa klub kuat dari Budesliga, yakni Bayern Munchen. Pelatih mereka Arsene Wenger sempat mengerutkan keningnya ketika mengetahui hasil undian dari babak lanjutan Liga Champions beberapa waktu lalu.

Sepertinya sangat pantas jika klub berjulukan The Gunners tersebut dikatakan sebagai klub yang menerima kutukan, pasalnya sudah kesekian kalinya pasukan Mesut Ozil harus menerima hasil undian jadwal yang sangat memonohok tim mereka.

“Ini adalah untuk kesekian kalinya kami merasa di permainkan oleh jadwal yang begitu berat di Liga Champions. Tapi sebagai tim dengan sejarah bagus, pastinya siapapun lawan yang akan di hadapi, kami akan selalu siap memberikan usaha terbaik pada sejumlah penggemar kami,” jelas Ozil.

Babak 16 besar antara Arsenal kontra Bayern Munchen akan di gelar pada tanggal 16/2/2017. Sebelumnya The Gunners berhasil meraih juara grup pada babak penyisihan. Statistik selama penyisihan bisa dibilang permainan Ozil CS menunjukkan grafik permainan yang tidak buruk, bahkan terbilang cukup bagus.

Menjadi juara Grup A pada penyisihan Liga Champions, ternyata tidak serta merta menjadikan keuntungan bagi pasukan Wenger tersebut. Harus menghadapi tim kuat Munchen yang saat ini di latih oleh Carlo Ancelotti. Pada pertemuan pertama, akan dimainkan di stadion Allianz Arena yang merupakan kandang dari Munchen.

Munchen Lawan Berat!

arsene wenger

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengakui bahwa situasi undian ini sangat memberikan dirinya kesulitan dan masalah yang cukup besar. Memiliki julukan The Professor, tidak membuat sang pelatih merasa pintar untuk meracik strategi saat bertandang ke stadion Allianz Arena.

“Kami memang sedang tidak beruntung harus berhadapan dengan mereka (Bayern Munchen). Ini sudah seperti kutukan bagi kami setiap memasuki babak 16 besar, selalu mendapatkan lawan berat. Tidak ada kata lain, strategi kami harus mencuri gol di kandang mereka, tapi saya sadar itu tidaklah mudah,” ungkap Wenger.

Liga paling bergengsi yang di gelar untuk klub-klub di Eropa ini memang selalu menjadi tontonan yang sangat di nanti oleh banyak pemirsa. Tidak halnya pada laga Arsenal versus Munchen pada Februari 2017 nanti.

Tim dari Jerman selalu memiliki kekuatan dan kecepatan yang sangat berimbang. Pemain bertahan Meriam London, Laurent Koscienly mengatakan, bahwa akan terasa sangat sulit jika harus berhadapan dengan klub-klub asal Jerman. Menurutnya, mereka memiliki kekuatan, kecepatan dan keberuntungan yang sangat bagus.

Wenger Pesimis

Pelatih Arsenal Arsene Wenger yang sudah mengarsiteki klubnya tersebut dengan jangka waktu cukup lama, merasa selalu mendapatkan kesialan setiap kali harus meladeni Liga Champions. Dirinya merasakan pesimis jika harus bertemu klub-klub asal Jerman.

“Dia adalah tim kuat dan saya cukup pesimis bisa mengimbanginya. Tapi kami sudah pasrah, hanya usaha kuat, fokus dan konsentrasi tinggi yang bisa memberikan hasil memuaskan nanti. Kita lihat saja laga nanti, apakah lini tengah kami mampu menghalau setiap serangan yang di bangun oleh mereka,” ungkap Wenger dengan raut wajah pesimis kepada media.

mesut ozil

The Gunners memiliki pemain penting berkewarganergaraan Jerman, sekaligus menjadi pemain andalan pada timnas Jerman, yakni Mesut Ozil. Sebagai jenderal lapangan tengah rupanya dirinya itu bisa memberikan banyak masukan kepada rekan-rekannya dalam menghadapi tim asal negaranya.

“Saya sedikit tahu soal mereka, tapi tidak banyak. Saya menyarankan kepada teman-teman untuk tidak memainkan umpan-umpan tinggi dan jauh. Harapan saya kepada pelatih agar bisa memanfaatkan umpan satu-dua dengan memanfaatkan kecepata serta kelincahan penyerang yang ada seperti Alexis Sanchez dan Theo Walcot,” jelas Ozil.