Nemanja Matic Segera Gabung Juventus

Nemanja Matic

Raksasa Serie A Italia Juventus dikabarkan telah menjalin kesepakatan secara personal dengan gelandang bertahan Chelsea Nemanja Matic. Dan penggawa Internasional Serbia itu tinggal meyakinkan The Blues untuk melepasnya.

Nemanja Matic
Juventus jalin kesepakatan dengan Nemanja Matic

Pemain berusia 28 tahun itu dikaitkan terus dengan juara Europa League musim lalu, Manchester United selama beberapa pekan terakhir ini.

Dan pada belakangan ini, Inter Milan diyakini juga tertarik untuk datangkan sang pemain sebagai pengganti Ivan Perisic, jika sang pemain benar-benar hengkang pada bursa transfer musim panas ini.

Berdasarkan laporan dari salah satu media terpercaya Eropa mengabarkan bahwa Matic telah mencapai kata sepakat untuk hijrah ke Turin. Akan tetapi, Il Bianconeri hingga sejauh ini belum memenuhi permintaan dari pihak Chelsea. Adapun banderol sang pemain mencapai angka 40 juta.

Berita mengenai kepergian mantan pemain Benfica itu dari Stamford Bridge musim panas ini terus menguat. Setelah sang pemain tidak masuk dalam daftar pemain Chelsea yang melakoni tur pramusim di Asia.

Pada musim lalu, Matic merupakan salah satu pemain penting bagi Antonio Conte yang hampir tidak pernah absen. Dan mampu mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Primer Inggris.

Akan tetapi, kedatangan gelandang baru Tiemoue Bakayoko yang ditransfer dari AS Monaco pada musim ini bakal mengancam masa depannya.

 Juventus Tak Panggil Pulang Mattia Caldara

Juventus secara pasti tidak akan memanggil pulang Mattia Caldara secara dini yang saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Atalanta.

Pemain berposisi sebagai bek dan diyakini bakal menjadi bek masa depan timnas Italia itu telah resmi sepenuhnya milik Il Bianconeri sejak bursa musim dingin lalu. Ia direkrut sebesar €15 juta dan belum termasuk bonus tambahan yang mencapai angka €10 juta.

Mattia Caldara
Juventus tidak panggil pulang Mattia Caldara

Akan tetapi pemain berusia 23 tahun itu tidak langsung berlabuh ke Allianz Stadium. Namun, Ia tetap berkarir bersama Atalanta dengan kesepakatan pinjaman hingga akhir musim 2018 mendatang.

Pada akhir-akhir pekan ini, kabar mengenai Si Nyonya Tua yang akan memulangkan Caldara pada bursa transfer musim panas ini menguat.

Setelah sebelumnya pemain potensial itu dinilai pantas untuk menggantikan posisi bek kanan yang ditinggalkan oleh Leonardo Bonucci. Dimana pemain senior Juve itu secara mengejutkan bergabung bersama AC Milan.

Presiden Atalanta Antonio Percassi menanggapi berita tersebut yang menyatakan bahwa Caldara masih menjadi bagian dari klub. “Dia (Caldara) tetap akan bersama kami di musim depan,” ungkapnya.

Caldara berhasil menyita perhatian publik sepakbola Italia. Dimana Ia merupakan salah satu pemain muda yang menjanjikan bagi timnas gli azzurri. Ia termasuk bek terproduktif di lima besar liga Eropa dengan menorehkan tujuh gol dari 30 penampilan di kancah Serie A Italia pada musim lalu.

Douglas Costa Resmi Milik Juventus

Secara resmi Juventus mengumumkan rekrutan terbarunya. Adalah Douglas Costa, yang ditransfer dari Bayern Munich.

Douglas Costa
Juventus resmikan Douglas Costa sebagai pemain barunya

Pemain Internasional Brasil itu direkrut dari The Bavarian dengan status pinjaman selama satu musim lewat biaya sebesar  €6 juta. Namun, Juve memiliki opsi untuk mepermanenkan sang pemain dengan menebus biaya sebesar €40 juta.

Gelandang berusia 26 tahun itu telah melakoni dua musim bersama Bayern. Setelah Ia diboyong dari Shakhtar Donestk senilai €30 juta. Pada musim perdananya, Costa tampil mengesankan.

Namun pada musim keduanya, performa sang pemain menurun. Setelah Ia sulit menembus tim utama dan membuatnya keluar dari Allianz Arena.

Juventus mengumumkan Costa melalui video yang cukup unik di akun Twitter klub.

Barcelona Siap Lakoni Laga Leg Kedua Melawan Paris Saint Germain

Barcelona

Barcelona akan kembali menghadapi Paris Saint Germain pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang akan berlangsung di Stadion Camp Nou pada tanggal 9 Maret 2017 mendatang.

Barcelona
Barcelona b.r.o. – analog people in a digital world siap melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint Germain

Lionel Messi CS mengusung misi balas dendam. Pasalnya, El Barca pada leg pertama yang dihelat di Parc des Princes pada pertengahan bulan Februari 2017 lalu, harus menahan malu, setelah dibantai empat gol tanpa balas. Sehingga, sementara waktu dikutip dari sumber live score Les Parisiens unggul agregat 4-0.

Untuk melangkah ke fase berikutnya, Blaugrana harus mampu setidaknya menyamakan agregat menjadi 4-4, sehingga pertandingan akan dilanjutkan ke babak extra time, maupun ke babak adu penalti.

Namun, misi tersebut terbilang mustahil. Lantaran dalam sejarah perhelatan UCL, tidak ada satu tim yang mampu lolos ke babak selanjutnya, setelah pada pertemuan pertama tertinggal dengan selisih tiga gol maupun lebih.

Akan tetapi, dalam dunia sepakbola semua dapat terjadi. Tim-tim yang diunggulkan, justru harus menelan kekalahan. Dan begitu sebaliknya.

PSG bertandang ke markas El Barca bukan tanpa motivasi dan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Tim asuhan Unai Emery, meskipun saat ini menempati posisi kedua klasemen Ligue 1 dengan hanya berselisih tiga poin dari Monaco, namun memimiliki modal yang sangat berharga pada leg pertama.

Edinson Cavani hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak delapan besar. Bahkan, walaupun nantinya kalah dengan skor tiga gol tanpa balas, langkah PSG dipastikan tetap melaju ke fase selanjutnya.

Luis Enrique Optimis Singkirkan PSG

Barcelona harus mengakui kehebatan Paris Saint Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang dihelat pada pertengahan bulan Februari 2017 lalu, setelah secara perkasa tim tuan rumah membantai empat gol tanpa balas.

Luis Enrique
Luis Enrique merasa optimis bahwa timnya akan mampu lolos ke babak berikutnya

Dengan begitu, sementara PSG unggul dengan agregat 4-0. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan rasa optimisme sang manajer El Barca Luis Enrique.

Ia mengakui bahwa timnya masih memiliki waktu 90 menit di lapangan, dan semua dapat terjadi.

“Meskipun saat ini kami tertinggal agregat 4-0 atas mereka. Namun kami masih memiliki waktu selama 90 menit yang semua dapat terjadi diatas lapangan. Sehingga, kami merasa optimis akan dapat bermain dengan terbaik dan menghasilkan hasil yang kami harapkan,”

“Terlebih laga nantinya dimainkan di markas kebanggaan kami, yang dimana akan dipenuhi oleh para supporter yang terus setia mendukung kami. Tidak hanya itu, kami memiliki motivasi lebih, setelah kami mampu duduk di puncak klasemen La Liga,”

“Namun mereka merupakan tim besar dengan dipenuhi oleh para pemain hebat, dan mereka datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga, untuk memetik kemenangan dan memastikan lolos ke babak berikutnya, kami harus menampilkan permainan terbaik,” ujar pelatih asal Spanyol.

Neymar: Kami Adalah Tim Hebat

Senada dengan pernyataan sang manajer, Neymar juga merasa optimis bahwa timnya akan mampu mengembalikan keadaan dan melangkah ke fase selanjutnya.

Neymar
Neymar optimis timnya akan menampilkan permainan terbaik dan melaju ke fase selanjutnya

“Kami memang tertinggal agregat yang cukup jauh, yakni empat gol. Akan tapi, kami adalah tim besar dengan di isi oleh para pemain terbaik di setiap posisi bermain. Jadi, kami merasa yakin akan dapat menampilkan kehebatan kami,”

“Kuncinya, kami tidak boleh melakukan kesalahan sekecil mungkin, yang akan dapat merugikan kami. Maka dari itu, kami akan menampilkan performa tim yang terbaik, ditambah dengan dukungan fans setia,”

“Jadi, bukan hal yang mustahil untuk kami melaju ke babak delapan besar. Kami siap mencatatkan sebuah sejarah di kompetisi Eropa ini,” ujar penyerang berkebangsaan Brasil.

Philippe Coutinho Resmi Teken Kontrak Baru

Philippe Coutinho

Liverpool secara resmi mengumumkan bahwa salah satu pemainya yakni Philippe Coutinho telah setuju dan menandatangani kontrak baru yang ditawarkan oleh pihak klub di Melwood.

Philippe Coutinho
Philippe Coutinho resmi perpanjang kontrak di Liverpool

Pihak The Reds tidak memberitahukan detail kontrak gelandang asal Brasil tersebut. Namun yang diketahui bahwa Coutinho akan berseragam Liverpool setidaknya selama lima tahun kedepan.

Dikabarkan pula bahwa Ia kini menjadi pemain dengan gaji paling tinggi dalam skuat arahan Jurgen Klopp yang mencapai angka sekitar £150 ribu setiap minggunya.

Penandatanganan kontrak baru oleh sang pemain tersebut menjadi kabar yang baik bagi klub maupun para fans setia.

Pasalnya, di bursa transfer musim dingin ini, Coutinho sempat dilaporkan akan hengkang dari Anfield Stadium dan dua klub raksasa, Paris Saint-German dan Barcelona tertarik untuk mendatangkan sang pemain ke klubnya masing-masing.

Coutinho mengungkapkan rasa senangnya dengan kontrak baru ini dan merasa bahagia serta berterima kasih kepada semuanya.

“Saya merasa bahagia dengan kontrak baru ini untuk klub sebesar Liverpool. Saya amat berterima kasih kepada pihak klub dan tentu saya akan berusaha untuk menunjukkan rasa bahagia saya tinggal disini,”

“Saya akan berusaha keras untuk membayar semua kepercayaan yang ditunjukkan kepada saya,” ungkap Coutinho.

Mantan punggawa Inter Milan itu menambahkan bahwa Liverpool adalah tim hebat dan merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

“Liverpool adalah tim yang sangat fantastis dan juga merupakan satu dari sekian klub terbaik yang ada di dunia serta terbesar. Sehingga sudah selayaknya kami semua ada disini,”

“Klub ini memiliki segalanya, mulai dari para pemain hebat, begitu pula dengan staff dan pelatih. Sehingga, akan banyak pencapaian hebat didepan sana,”

“Saya bahagia tinggal di kota ini. Hal ini menjadi amat penting bagi saya bersama keluarga kecil saya. Semua orang yang tinggal di rumah merasa bahagia. Semua orang di Liverpool sejak awal memang sudah menyambut dengan fantastis,” tutup Coutinho.

Markovic Merapat Ke Hull City

Sementara Coutinho baru saja menyelesaikan kontrak baru, Lazar Markovic harus kembali dipinjamkan. Dikabarkan bahwa Hull City akan mengamankan jasa pemain asal Serbia tersebut.

Lazar Markovic
Lazar Markovic kembali dipinjamkan ke Hull City

Markovic sejatinya tengah menjalani masa peminjaman di Sporting CP. Namun sejauh ini, Ia hanya bermain sebanyak lima laga di semua kompetisi. Bahkan, hanya dua kali dipasang sebagai starting eleven.

Dengan alasan tersebut, Liverpool memanggil kembali sang pemain. Tetapi tidak untuk bergabung ke dalam skuat inti asuhan Klopp, melainkan kembali dipinjamkan ke The Tigers.

Manajer Hull City dikabarkan tertarik untuk menggunakan jasa Markovic dalam skuat timnya. Namun hingga kini, kedua tim masih dalam tahap negoisasi.

Markovic berlabuh ke Anfiled Stadium pada bursa musim panas 2014 lalu dari Benfica dengan mahar sebesar £20. Karirnya di Liverpool tak terlalu bagus, sehingga Ia hanya bermain sebanyak 34 laga.

Klopp: Bursa Musim Dingin Sulit Untuk Datangkan Pemain

Sang manajer Liverpool Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa sulit untuk mendatangkan pemain dari klub lain di bursa musim dingin. Padahal, Ia memiliki niat untuk menambah amunisi skuatnya.

Jurgen Klopp
Jurgen Klopp ungkap bahwa sulit untuk mendatangkan pemain di bursa transfer musim dingin

Performa Liverpool akhir-akhir ini menurun. Terbukti kini posisinya di tangga klasemen menempati urutan keempat dari sebelumnya menempel ketat sang pemuncak klasemen Chelsea.

Sehingga manajer asal Jerman tersebut berpikiran bahwa dengan mendatangkan pemain baru akan mampu memperbaiki kembali penampilan tim.

“Saya menyadari dan terlihat normal memang ketika bursa transfer resmi dibuka. Namun, situasi cukup sulit untuk mendatangkan pemain yang kita inginkan saat ini. Jadi bukannya kami tak ingin merekrut pemain, kami sangat menginginkannya,” ujar mantan pelatih Borussia Dortmund.

16 Gol Antarkan Cristiano Ronaldo Jadi Top Skor

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo kembali mampu meraih gelar top skor Liga Champions pada musim 2015/2016 lalu dengan torehan 16 gol. Catatan gol tersebut jauh dari kejaran para striker-striker mematikan dari sejumlah klub yang berpartisipasi di kejuaraan antar klub paling bergengsi di Eropa itu.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo sukses mempertahankan gelar top skor di kancah UCL

Terdekat, terdapat nama Robert Lewandowski yang pada musim lalu bersinar bersama Bayern Munich dengan catatan sembilan gol. Namun sayang, pemain asal Polandia tersebut tak mampu menambah catatan gol lantaran timnya gugur ditangan Atletico Madrid di babak semifinal.

Rival CR7 dalam berbagai ajang individu, Lionel Messi tak mampu berbicara banyak. La Pulga hanya mencatatkan enam gol saja dan tak dapat bertambah dikarenakan Barcelona sudah mengakhiri perjalanannya di UCL hingga babak perempat final.

Blaugrana tersingkir lebih awal ditangan Los Colchoneros dengan agregat akhir 3-2. Setelah pada leg pertama kalah 2-0 di Vicente Calderon dan di Camp Nou hanya menang 2-1.

Kini, Ronaldo telah mengoleksi empat gelar dalam daftar top skor Liga Champions. Lebih spesialnya, empat dari gelar tersebut diraihnya dari empat musim terakhir. Tercatat, 55 gol telah diciptakan oleh mantan punggawa Manchester United dalam empat tahun terakhir.

Pemain berkebangsaan Portugal tersebut juga menorehkan catatan istimewa dengan menjadi top skor sepanjang masa UCL dengan raihan 93 gol. Berselisih cukup jauh dari Messi yang baru mencetak 82 gol.

Tak hanya menorehkan namanya sebagai topskor saja, tetapi juga membantu Real Madrid untuk meraih gelar juara Liga Champions. Tendangan 12 pas Ronaldo di babak adu penalti mengantarkan Los Blancos meraih gelar UCL yang ke-11 kalinya.

Ronaldo Bahagia Dengan Torehan Individu

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo menyatakan bahwa dirinya merasa bahagia setelah berhasil menjadi top skor Liga Champions pada musim 2015/2016.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo raih gelar keempat sebagai pemain top skor Liga Champions

“Saya merasa senang dengan pencapaian ini (top skor). Namun, saya tak akan menerima penghargaan tersebut jika tanpa bantuan dari rekan-rekan saya diatas lapangan,”

“Jadi saya dedikasikan gelar ini untuk semua orang yang telah mendukung karir saya selama ini, baik keluarga, saudara, rekan dan tentu para fans. Tanpa kalian semua, saya tak akan seperti sekarang ini,” ungkap Ronaldo.

Pemain yang telah meraih gelar Ballon d’Or sebanyak empat kali itu bertekad untuk mempertahankan performanya di musim depan demi kembali meraih gelar top skor.

“Tentu saya memiliki keinginan untuk kembali mempertahankan gelar ini di musim depan. Meskipun saya mengetahui bahwa persaingan akan sangat ketat. Namun, saya akan terus bekerja keras demi mewujudkan hal tersebut,” tambah pesepakbola yang kini telah berusia 31 tahun.

Zidane: Ronaldo Layak Mendapatkan Gelar Itu

Sang pelatih Los Merengues Zinedine Zidane menyatakan bahwa Ronaldo memang layak untuk mendapatkan gelar top skor dan memegang status sebagai pemain dengan raihan gol terbanyak sepanjang masa UCL untuk sementara waktu.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane beri pujian kepada Ronaldo

“Saya rasa, Dia (Ronaldo) sudah sepatutnya untuk kembali meraih gelar topskor di musim ini. Dia adalah tipikal pemain yang terus bekerja keras meskipun sudah mendapatkan beberapa gelar individu. Ia pemain fantastis dan hebat. Tak perlu ada lagi yang harus diragukan darinya,” ungkap Zidane.

Manajer berkebangsaan Prancis itu menambahkan bahwa tak ada gunanya untuk membandingkan satu pemain dengan pemain lainnya. Seperti membandingkan Ronaldo dengan Messi.

“Menurut saya, tak usah membandingkan Dia dengan Messi. Seharusnya kita sebagai penikmat tak perlu berdebat mengenai hal tersebut. Mari kita menikmati aksi keduanya di atas lapangan. Sebelum mereka pensiun nantinya,” tutup Zidane.

Arsenal Juara Grup A Liga Champions

Arsenal

Arsenal sukses membawa pulang poin penuh kala bertandang ke St. Jakob-Park markas Basel dalam laga pamungkas grup A Liga Champions. Tak tanggung-tanggung, Meriam London berhasil mempermalukan tim tuan rumah di depan para pendukungnya sendiri dengan skor 1-4.

Arsenal
Arsenal sukses menjadi juara grup A Liga Champions

Lucas Perez yang baru menjadi bagian dalam skuat tim asuhan Arsene Wenger pada musim panas lalu, sukses mencetak hattrick sekaligus menjadikannya sebagai pesepakbola asal Spanyol pertama yang mencetak tiga gol pada laga pertamanya di UCL.

Satu gol tambahan dilesakkan oleh pemain muda Alex Iwobi. Sementara gol balasan dari tim tuan rumah diciptakan oleh Seydou Doumbia.

Dengan berhasil meraih kemenangan di laga terakhir penyisihan grup tersebut, Arsenal berhak keluar dengan menyandang predikat sebagai juara grup A.

Tentu hal tersebut akan menguntungkan bagi mereka. Lantaran, dapat dipastikan akan bertemu dengan salah satu runner up grup dan pada laga leg kedua dimainkan di kandang mereka.

Kesuksesan The Gunners menjadi jawara grup tak terlepas dari laga antara Paris Saint-Germain melawan Ludogorets. Secara mengejutkan, PSG hampir saja menelan kekalahan di depan para fansnya sendiri.

Pasalnya, Les Parisiens masih tertinggal 1-2 hingga laga memasuki waktu 90 menit. Beruntung, di menit-menit tambahan waktu, Angel di Maria mampu menyamakan kedudukan, sekaligus menghindarkan timnya dari kekalahan.

Sehingga dengan hasil imbang tersebut, Edison Cavani CS harus puas keluar sebagai runner up. Tentu, hal itu akan menjadi momok sendiri, karena mereka akan berjumpa dengan salah satu juara grup dan pada leg pertama harus terlebih dahulu bermain sebagai tuan rumah.

Hasil imbang bagi Ludogorets membuat mereka berhak tampil di kancah kejuaraan Liga Europa dan menunggu lawan di laga 32 besar. Sementara kekalahan Basel ditangan Arsenal, menjadikan Bebbi tak bermain di kejuaraan Eropa.

Arsene Wenger Senang Timnya Mampu Menjadi Juara Grup

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengungkapkan rasa senangnya setelah memastikan timnya lolos ke babak 16 besar dengan memegang predikat sebagai jawara grup. Lantaran meraih kemenangan kala melawan Basel dan berkat Ludogorets mampu menahan imbang PSG.

Arsene Wenger
Arsene Wenger senang Arsenal keluar sebagai juara grup

“Tentu dengan hasil ini (menjadi juara grup), kami memiliki asa yang lebih besar untuk melangkah ke babak selanjutnya. Kami ingin mengakhiri tren buruk kami di Liga Champions pada beberapa tahun sebelumnya,”

“Di tahun-tahun sebelumnya, kami hanya finis sebagai runner up dan menanggung risiko bermain di kandang lawan pada leg kedua. Namun saat ini, kami memiliki modal yang sangat berarti, lantaran pada leg kedua bermain di depan pendukung,”

“Dengan demikian, kami bertekad untuk mampu kembali melangkah jauh hingga partai final seperti yang pernah kita lakukan di tahun 2006 lalu, meski harus kalah. Dan tentu saja dapat mengangkat trofi pada akhirnya,” ungkap manajer berkebangsaan Prancis.

Lucas Perez: Bahagia Mampu Membantu Tim Meraih Poin Maksimal

Pemain baru The Gunners, Lucas Perez mengungkapkan rasa bahagianya setelah mampu membawa timnya meraih kemenangan dan membantu untuk keluar sebagai juara.

Lucas Perez
Lucas Perez sukses mencetak hattrick dalam laga pamungkas fase grup Liga Champions kala bertandang ke markas Basel

“Bahagia tentu saya rasakan karena mampu membantu tim meraih poin penuh dan pada akhirnya dapat menjadi juara grup,”

Dalam laga tersebut, mantan punggawa Deportivo La Coruna tersebut sukses mencatatkan namanya di papan skor sebanyak tiga kali. Catatan itu terasa istimewa bagi sang pemain, lantaran baru pertama kalinya Perez bermain di kancah Liga Champions dan mencetak hattrick di kejuaraan Eropa.

“Hattrick ini menjadi rekor tersendiri bagi saya. Pasalnya, pada laga pertama saya di UCL, saya sudah mampu mencetak tiga gol. Tentu, pencapaian tersebut sangatlah istimewa. Saya akan berusaha keras untuk mempertahankan performa apik saya setiap pertandingan kedepan,” ungkap pemain berkebangsaan Spanyol.

Prediksi PSG vs Barcelona, Adu Gengsi

PSG vs Barcelona

Undian babak 16 besar Liga Champions sudah dilakukan dan telah mempertemukan sejumlah tim. Salah satu laga yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepakbola adalah laga antara Paris Saint-Germain melawan Barcelona.

PSG vs Barcelona
Paris Saint-Germain akan berusaha melewati tantangan Barcelona

PSG akan terlebih dahulu bermain sebagai tuan rumah kala melawan El Barca pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang dalam partai leg pertama. Laga tersebut dilangsungkan di Stadion Parc des Princes, Paris.

Les Parisiens tak mampu keluar sebagai jawara Grup A setelah hanya bermain imbang kala melawan Ludogorets dalam laga pamungkas. Sehingga, perolehan poin mereka hanya 12 angka saja. Tak mampu melampaui 14 poin yang diraih oleh Arsenal.

Sedangkan Blaugrana terasa tanpa ada perlawanan di Grup C. Padahal, dihuni oleh tim-tim besar dari masing-masing liga, yakni Manchester City, Borussia Monchengladbach dan Celtic.

Namun laga yang mempertemukan kedua klub tersebut diprediksi akan berjalan dengan sangat ketat. Pasalnya, mereka akan berusaha keras untuk mencuri terlebih dahulu kemenangan. Dengan meraih kemenangan, akan menjadi modal yang sangat berarti untuk laga leg kedua.

Terlebih, saat ini baik Paris Saint-Germain maupun Barcelona tengah terpuruk di liganya masing-masing. PSG hingga kini masih bertengger di urutan ketiga Ligue 1 dan belum mampu menggeser posisi AS Monaco di puncak klasemen.

Begitu pula dengan Blaugrana yang juga masih menduduki urutan ketiga La Liga Spanyol dan masih kesulitan untuk mengejar perolehan poin dari sang rival abadi, Real Madrid yang kokoh di puncak klasemen.

Dengan demikian, kedua klub akan sama-sama menjadikan laga tersebut untuk mengobati luka di masing-masing liga.

Catatan Kedua Klub

Laga antara Paris Saint-Germain melawan Barcelona dalam babak 16 besar Liga Champions pada pertengahan bulan Februari 2017 mendatang, bukanlah pertemuan yang pertama kalinya kedua klub di ajang kompetisi paling bergengsi di benua biru tersebut. Tercatat sudah enam kali mereka saling bertemu.

PSG vs Barcelona
PSG lagi-lagi harus menghadapi Barcelona

Pada musim 2014/2015 kedua tim saling berusaha untuk menyingkirkan, demi meraih tiket ke babak semifinal. Di leg pertama yang dihelat di markas PSG, justru kubu tamu mampu memetik kemenangan dengan keunggulan 1-3.

Kemudian misi balas dendam di leg kedua tak mampu terwujud. Alhasil, Barca kembali meraih kemenangan 2-0. Sehingga secara agregat unggul 5-1 dan berhak ke babak semifinal.

Sebelumnya, tepatnya dua musim lalu, mereka berdua dipersatukan dalam satu Grup F Liga Champions. Dimana pada akhirnya, El Barca sukses keluar sebagai jawara grup.

Pertemuan pertama kala itu terjadi di Parc des Princes, tuan rumah yang didukung penuh oleh para pendukungnya sendiri sukses menumbangkan sang tamu dengan skor tipis 3-2.

Kemudian Trio MSN (Messi, Suarez dan Neymar) mampu tampil memukau dengan masing-masing sukses menyarangkan gol ke gawang lawan pada pertemuan kedua dan hanya dibalas satu gol melalui Zlatan Ibrahimovic.

Prediksi Line Up

Masing masing pelatih, baik Unai Emery maupun Luis Enrique akan sama-sama mengincar kemenangan. Sehingga, mereka berdua akan menurunkan skuat terbaiknya.

Stadion Parc des Princes
Paris Saint-Germain akan terlebih dahulu bermain di markas mereka Stadion Parc des Princes kala berhadapan dengan Barelona

Emery menerapkan formasi 4-3-3 dengan Lucas Moura, Cavani dan Draxler mengisi lini serang. Verrati, Motta dan Mautidi saling bekerja sama untuk menguasai permainan.

Meunier, Marquinhos, Thiago Silva dan Kurzawa saling berjibaku demi mempertahankan lini pertahanan. Penjaga gawang diserahkan oleh Trapp.

Enrique sendiri tetap mengandalkan Suarez, Neymar dan juga sang megabintang Messi di lini serang dalam formasi 4-3-3. Busquets, Iniesta dan Rafinha dipercaya menjaga lini tengah permainan.

Di lini pertahanan, sepenuhnya diserahkan kepada Vidal, Mascherano, Pique dan Jordi Alba. Penjaga gawang, ter Stegen tetap menjadi pilihan utama.

Benfica vs Borussia Dortmund, Babak 16 Besar Liga Champions

Estádio do Sport Lisboa e Benfica

Benfica terlebih dahulu menjadi tuan rumah kala berhadapan dengan Borussia Dortmund di leg pertama Liga Champions pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Laga babak 16 besar tersebut akan dihelat di Estádio do Sport Lisboa e Benfica, Lisboa yang memiliki daya tampung sebanyak 65647 ribu penonton.

Estádio do Sport Lisboa e Benfica
Laga antara Benfica vs Borussia Dortmund akan dihelat di Estádio do Sport Lisboa e Benfica

As Águias tergabung dalam grup B bersama Napoli, Besiktas dan Dynamo Kyiv. Pasukan Si Elang mampu lolos ke babak gugur 16 besar, lantaran finis di urutan kedua dengan raihan delapan poin. Hanya terpaut tiga angka saja dari Partenopei Gli Azzurri yang sukses keluar sebagai jawara grup.

Sehingga, hal tersebut menjadikan Benfica harus memulai laga leg pertama babak 16 besar sebagai tuan rumah terlebih dahulu.

Sementara Die Borussen pada laga terakhir melawan Real Madrid di Estadio Santiago Bernabeu mampu menahan imbang sang tuam rumah, yang bahkan sempat tertinggal terlebih dahulu.

Dengan demikian, pasukan Hitam Kuning sukses mengunci Grup F Liga Champions sebagai juara grup dengan perolehan 14 angka. Mengungguli El Real yang hanya meraih 12 poin saja.

Jika melihat dari masing-masing klub di liga domestik. Si Elang tengah dominan di Liga Primer Portugal dengan sukses menduduki posisi teratas klasemen, berhasil mengungguli sang juara bertahan, Porto. Sementara, Die Borussen tengah terperosok di papan tengah klasemen Bundesliga dan tertinggal cukup jauh dari Bayern Munich di urutan pertama.

Tentu, laga antara Benfica melawan Dortmund akan berjalan dengan sangat ketat. Mengingat, kedua klub tersebut belum pernah bertemu sekalipun di berbagai ajang kejuaraan sepakbola.

Rui Vitória Yakin Mampu Singkirkan Dortmund

Pelatih Benfica, Rui Vitória secara meyakinkan bahwa dirinya akan mampu menyingkirkan wakil Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions.

Rui Vitória
Rui Vitória yakin akan mampu mengalahkan Borussia Dortmund

Keduanya akan bertemu pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang dan Si Elang akan terlebih dahulu bermain di depan para pendukungnya sendiri, lantaran hanya mampu finis di urutan kedua Grup B.

“Kami adalah tim besar. Saat ini pun kami sangat kuat di liga domestik dengan berhasil sementara waktu menduduki posisi puncak. Sehingga, kami memiliki modal yang sangat baik,”

“Terlebih, seluruh skuat dalam performa yang sangat imprensif di setiap laganya. Jadi, kami yakin dengan kekuatan ini akan mampu mengalahkan perlawanan mereka (Dortmund) dan melaju ke babak selanjutnya,” ungkap manajer berkebangsaan Portugal.

Senada dengan sang manajer, kiper tim Julio Cesar juga menyatakan bahwa timnya akan sukses meraih kemenangan baik di kandang sendiri maupun kala bertandang ke markas Die Borussen.

“Tak ada alasan untuk tidak mampu meraih kemenangan dan melaju ke fase selanjutnya. Kami mampu mengalahkan mereka baik ketika kami bermain di depan para fans maupun nanti di markas kebanggaan mereka,” ungkap penjaga gawang asal Brasil.

Thomas Tuchel: Kami Memiliki Skuat Tim Hebat

Tak gentar dengan pernyataan dari pelatih lawan, manajer Borussia Dortmund Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa timnya memiliki skuat yang hebat di berbagai lini.

Thomas Tuchel
Thomas Tuchel yakin dengan skuat timnya akan mampu menyingkirkan Benfica

“Tim kami memiliki kedalaman skuat yang sama-sama hebat. Baik yang bermain sebagai starting eleven maupun yang mengisi bangku cadangan. Semua pemain memiliki peran tersendiri dan semuanya sangat berharga,” ungkap Tuchel.

Pelatih asal Jerman tersebut menambahkan bahwa dirinya tak terpengaruhi dengan hasil yang diraih timnya di liga domestik. Sejauh ini, Dortmund masih kesulitan di papan tengah klasemen.

“Memang saat ini kami tengah berada di papan tengah. Namun, hal tersebut tak akan dapat mempengaruhi kinerja para pemain. Karena mereka (pemain) sangat merasa antusias bermain di kancah Eropa,” tambah mantan pelatih Mainz 05.

Partizan Belgrade Terkena Hukuman UEFA

Partizan Belgrade

UEFA selaku federasi tertinggi Eropa secara resmi memberikan hukuman kepada salah satu klub asal Serbia, Partizan Belgrade. Hukumannya yakni dilarang untuk tampil di semua ajang Eropa, seperti Liga Champions maupun Liga Europa dalam jangka waktu satu musim. Adapun alasannya dikarenakan permasalahan krisis keuangan.

Partizan Belgrade
Partizan Belgrade menerima hukuman dari EUFA terkait pihak klub masih memiliki tunggangan

Klub raksasa Serbia itu dapat dipastikan tidak akan bermain di kancah Eropa, sekalipun mereka nantinya akan mendapatkan jatah untuk lolos ke salah satu kompetisi Eropa dalam tiga tahun mendatang.

Saksi diberikan kepada Partizan Belgrade menyusul pernyataan dari CFCB (Badan Pengendalian Keuangan Klub) yang menyatakan bahwa klub tersebut masih memiliki utang yang belum diselesaikan.

Hukuman yang diterima oleh Partizan itu bukanlah yang pertama kalinya. Melainkan sudah tiga kali dari lima musim terakhir. Klub Serbia itu dinyatakan melanggar salah satu peraturan EUFA yakni mengenai aturan Club Licensing dan Financial Fair Play.

UEFA menyebutkan bahwa jumlah tunggakan Partizan hingga bulan September 2016 lalu berada di bawah €2.5 juta, dengan utang ke pihak otoritas pajak yang paling dominan.

Sebelumnya, di musim ini Partizan bermain di ajang Liga Europa. Namun, mereka tak mampu melaju ke babak grup dan harus takluk ditangan klub perwakilan Polandia, Zaglebie Lubin pada fase kualifikasi.

Supporter Partizan Rasis Saat Laga Melawan Tottenham Hotspur

Partizan Belgrade tak hanya mendapatkan hukuman dilarang tampil di semua kompetisi Eropa, melainkan juga harus membayar denda sebesar €38 ribu.

Partizan Belgrade
Para pendukung Partizan dinilai melanggar peraturan

Denda tersebut diberikan lantaran para pendukung klub asal Serbia tersebut kedapatan melakukan rasis ketika laga melawan Tottenham Hostpur pada tanggal 18 September 2016 lalu dalam laga pertama Gurp C Liga Europa yang berakhir dengan hasil imbang 0-0.

Federasi tertinggi sepakbola benua biru itu juga menjatuhkan hukuman kepada pihak Partizan untuk menutup sebagian tribun stadion mereka di pertandingan selanjutnya kala menghadapi Besiktas dalam lanjutan fase grup liga kasta kedua Eropa tersebut.

Para pendukung Parni valjak tersebut dinilai bersalah, menyusul spanduk anti-Semit terbentang dalam laga melawan The Lilywhites pada Jumat dinihari lalu.

Tak cukup disitu saja, para pendukung tuan rumah juga menyalakan kembang api yang secara tegas tidak diperbolehkan dan menggunakan pointer laser yang diarahkan ke beberapa pemain lawan di atas lapangan serta sebagian supporter kedapatan menginvasi lapangan.

UEFA Memberikan Hukuman Kepada CSKA Moskwa

Tidak hanya menjatuhkan sanksi kepada Partizan Belgrade saja yang dinilai bersalah dan melanggar sejumlah aturan, tetapi UEFA juga memberikan hukuman kepada CSKA Moskwa.

CSKA Moskwa
UEFA jatuhkan sanski kepada CSKA Moskwa

Klub raksasa asal Russia tersebut terpaksa menjalani tiga laga kandang sekaligus tanpa ada penonton di ajang Eropa, menyusul sikap tidak terpuji dari para supporter ketika melawan AS Roma dalam ajang Europa.

Dalam laga yang berakhir dengan skor 1-5 untuk keunggulan Serigala Ibukota, para supporter tuan rumah memancing keributan dengan melemparkan kembang api ke arah fans tamu dan juga ke atas lapangan.

UEFA juga memberikan sanksi berupa denda sebesar 200,000 euro dan CSKA dilarang untuk menjual tiket away ketika mereka bertandang ke Etihad Stadium melawan Manchester City.

Sebelumnya, klub Russia tersebut sudah mendapatkan dua kali hukuman dari federasi tertinggi sepakbola Eropa terkait aksi rasisme yang terjadi pada beberapa waktu silam.

Para petinggi klub menyatakan menyesal akan tingkah laku para pendukung yang melakukan berbagai kesalahan dan berjanji hal tersebut tidak akan terjadi lagi serta berusaha untuk mengatur mereka dengan baik.

Berita Bola Messi Sementara Jadi Top Skor Liga Champions

Lionel Messi

Berita Bola Noecho Records: Mega bintang Barcelona, Lionel Messi sementara waktu menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions. Pemain peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut telah melesakkan bola ke gawang lawan sebanyak 10 gol. Dimana, keseluruhan gol tersebut hanya dalam liga laga saja.

Lionel Messi
Lionel Messi sementara waktu menjadi top skor Liga Champions dengan torehan 10 gol

Pada laga pertama, saat Barcelona harus menjamu Celtic di Camp Nou. La Pulga langsung mencatatkan namanya di papan skor sebanyak tiga kali. Messi sukses menyetak hattrick di Liga Champions untuk kesekian kalinya. Laga tersebut sendiri harus berakhir dengan skor 7-0 untuk keunggulan L’equip blaugrana.

Di laga kedua kala harus bertandang ke Stadion im Borussia-Park, markas Mönchengladbach, Messi harus melewatkan laga tersebut lantaran sedikit mengalami cedera. Di laga tersebut, Barca sukses mengembalikkan keadaan setelah tuan rumah terlebih dahulu unggul lewat gol Hazard. Skor 1-2 menjadi kedudukan akhir untuk kemenangan Pique CS.

Kran gol pemain berkebangsaan Argentina tersebut kembali mengalir. Lagi-lagi, Messi mampu mencatatkan hattrick. Kali ini, korbannya yakni Manchester City. Barcelona secara perkasa sukses menaklukkan wakil Inggris tersebut yang dilatih oleh mantan pelatihnya sendiri, Pep Guardiola dengan skor akhir 4-0.

Gol ketujuh La Pulga dilesakkan ke gawang City yang dikawal oleh Willy Caballero melalui titik putih. Namun sayang, gol tersebut menjadi satu-satunya gol untuk Barca kala bertandang ke Etihad Stadium. Kedudukan akhir 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Dalam laga Blaugrana selanjutnya kala berhadapan dengan Celtic di Celtic Park, Glasgow. Kran gol penyerang asal Argentina tersebut terus mengalir. Dua gol mampu Ia sarangkan ke gawang lawan sekaligus menjadi pahlawan dalam laga yang berakhir 0-2 tersebut.

Pertandingan pamungkas Barca di kualifikasi grup harus berhadapan dengan Borussia Mönchengladbach. Laga yang berlangsung di Camp Nou, berakhir dengan skor 4-0. Arda Turan hattrick dan Messi melengkapinya.

10 gol di fase grup cukup menjadikan Lionel Messi sebagai top skor sementara. Torehan tersebut cukup jauh dari para pesaing lainnya. Diantaranya Cornelius, Nikolics, Cavani dan Aguero yang masing-masing mengumpulkan enam gol.

Barcelona Siap Kembali Singkirkan Paris Saint Germain

Undian babak 16 besar Liga Champions sudah dilangsungkan di Nyon, Swiss pada tanggal 12 Desember 2016 lalu. Hasilnya, Paris Saint-Germain harus kembali berhadapan dengan Barcelona.

Paris Saint Germain vs Barcelona
Barcelona siap singkirkan Paris Saint Germain di babak 16 besar Liga Champions

PSG yang tak mampu bersaing dengan Arsenal di Grup A. Harus puas keluar sebagai runner up dengan selisih dua poin dari The Gunners yang sukses menjadi jawara grup.

Sementara itu, Barca cukup mudah untuk keluar menjadi juara grup C. Lantaran para pesaingnya, diantaranya yakni Manchester City, Celtic dan Borussia Monchengladbach tak mampu menandingi kehebatan pasukan Catalan.

Pertemuan kedua tim di fase gugur tersebut bukanlah yang pertama kalinya. Tercatat, dalam dua musim beruntun mereka dipertemukan. Terakhir, Barcelona mampu menyingkirkan Les Parisiens di babak perempat final Liga Champions dengan agregat 5-1.

Enrique: Cukup Adil Bagi Kami Undian Tersebut

Pelatih Barcelona, Luis Enrique memberikan pernyataan mengenai hasil undian 16 besar Liga Champions, yang mempertemukan timnya dengan raksasa Perancis, Paris Saint Germain. “Menurut saya, hasil undian tersebut juga adil bagi kami,” ujar Enrique.

Luis Enrique
Luis Enrique yakin mampu lewati hadangan Paris Saint Germain

Manajer berkebangsaan Spanyol tersebut menambahkan, bahwa laga melawan PSG akan sangat menarik. “Laga melawan mereka (PSG), akan sangat menarik. Tentu kita berharap mampu mengulang edisi-edisi sebelumnya, dimana kami mampu mengalahkan, bahkan menyingkirkan mereka. Saat ini, kami terus fokus di setiap laga, demi siap terbang ke Perancis untuk melawan mereka,” tutup Enrique.

Sevilla vs Leicester City, Laga Penuh Kejutan

Sevilla vs Leicester City

Salah satu laga yang akan tersaji di dalam babak 16 besar Liga Champions mendatang adalah antara Sevilla melawan Leicester City. Pertandingan tersebut merupakan laga pertama yang mempertemukan kedua klub di kancah kejuaraan antarklub di Eropa. Laga tersebut pun diprediksi akan menghadirkan kejutan yang tak terduga.

Sevilla vs Leicester City
Sevilla akan menghadapi Leicester City di fase 16 besar Liga Champions

Sevilla yang merupakan juara Liga Europa secara tiga kali beruntun pada musim terakhir akan melawan Leicester City yang baru pertama kalinya berpartisipasi di kancah Liga Champions.

Leg pertama, Sevillistas akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah pada tanggal 23 Pebruari 2017. Lantaran pasukan Jorge Sampaoli hanya mampu keluar sebagai runner up grup H.

Sementara di leg kedua akan dihelat di King Power Stadium pada tanggal 15 Maret 2017. Leicester City sukses keluar sebagai juara grup G.

Perjalanan Leicester City

Leicester City yang secara mengejutkan mampu keluar sebagai juara Liga Primer Inggris musim 2015/2016, secara otomatis berhak untuk bermain di Liga Champions. Itu merupakan catatan sejarah bagi pihak klub, dimana untuk pertama kalinya sukses menembus kejuaraan antarklub paling bergengsi di daratan Eropa.

Leicester City
Leicester City sukses keluar sebagai juara grup G Liga Champions

Klub yang dilatih oleh Claudio Ranieri tergabung di Grup G bersama Club Brugge, Porto dan Copenhague. Pada laga pembuka, The Foxes mampu menaklukkan Club Brugge dengan skor yang sangat meyakinkan, 0-3.

Di laga kedua, Riyad Mahrez CS menghadapi ujian berat, lantaran harus menghadapi raksasa Portugal, FC Porto. Namun, berkat dukungan para supporter yang datang memenuhi King Power Stadium, tuan rumah mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0. Satu-satunya gol diciptakan oleh pemain baru mereka, yakni Slimani.

Kemenangan ketiga pun diraih oleh pasukan The Foxes setelah tampil gemilang melawan Copenhagen. Gol tunggal Mahrez sudah cukup memperkokoh posisi di puncak klasemen. Kemenangan tersebut juga tak terlepas dari aksi Schmeichel yang sangat memukau.

Pertandingan keempat, giliran Leicester City yang bertandang ke Telia Parken, markas klub Copenhagen. Namun, laga tersebut tak satu gol pun mampu tercipta. Hingga pertandingan usai, skor 0-0 untuk kedua tim.

Akhirnya, pada pekan kelima, langkah punggawa The Filberts dipastikan telah lolos ke fase 16 besar. Kepastian tersebut diraih usai mampu mengalahkan Club Brugge dengan skor tipis, 2-1. Gol Mahrez dan Okazaki hanya mampu dibalas oleh Jose Izquierdo.

Nahas, pada pertandingan pamungkas, catatan tak terkalahkan di fase grup akhirnya berhenti. Porto secara perkasa mempermalukan sang lawan dengan skor yang sangat telak, 5-0. Namun, laga tersebut tak mempengaruhi posisi Vardy CS di puncak klasemen.

Hingga akhirnya, Leicester City mampu keluar sebagai juara grup G dengan raihan 13 poin. Diikuti oleh Porto di posisi kedua dengan selisih dua poin. Copenhagen di urutan ketiga dan Club Brugges menjadi juru kunci.

Perjalanan Sevilla

Sevilla yang pada tiga tahun terakhir tak mampu keluar dari fase grup Liga Champions. Namun sukses menjuarai Liga Europa selama masa tersebut. Kini pada musim 2016/2017, berhasil lolos ke babak kualifikasi 16 besar.

Sevilla
Sevilla hanya mampu keluar sebagai runner up grup H Liga Champions

Sevilla tergabung bersama Juventus, Olympique Lyonnais dan Dinamo Zagreb di grup H. Sevillistas mengawali laga pembuka melawan raksasa Italia, Juventus. Laga tersebut berakhir dengan kedudukan 0-0.

Pada laga selanjutnya, mampu keluar sebagai pemenang dengan mengandaskan perlawanan Lyon dengan skor 1-0. Begitu pula kala bersua Dinamo Zagreb, sukses meraih poin sempurna.

Laga keempat, pasukan Jorge Sampaoli berhasil mempermalukan wakil Kroasia dengan skor 4-0. Tetapi, kekalahan baru dirasakan oleh Sevilla kala melawan Juventus. Pertandingan terakhir, ditutup dengan hasil imbang melawan wakil Perancis.

Sevilla mampu keluar dari fase grup H sebagai runner up dengan hanya memperoleh 11 poin saja. Berjarak 3 poin dari si Nyonya Tua di puncak klasemen. Sementara itu, urutan ketiga ditempati oleh Lyon dan Zagreb harus puas menjadi juru kunci dengan tidak satu poin pun berhasil diraih.