Barcelona Siap Lakoni Laga Leg Kedua Melawan Paris Saint Germain

Barcelona

Barcelona akan kembali menghadapi Paris Saint Germain pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang akan berlangsung di Stadion Camp Nou pada tanggal 9 Maret 2017 mendatang.

Barcelona
Barcelona siap melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint Germain

Lionel Messi CS mengusung misi balas dendam. Pasalnya, El Barca pada leg pertama yang dihelat di Parc des Princes pada pertengahan bulan Februari 2017 lalu, harus menahan malu, setelah dibantai empat gol tanpa balas. Sehingga, sementara waktu Les Parisiens unggul agregat 4-0.

Untuk melangkah ke fase berikutnya, Blaugrana harus mampu setidaknya menyamakan agregat menjadi 4-4, sehingga pertandingan akan dilanjutkan ke babak extra time, maupun ke babak adu penalti.

Namun, misi tersebut terbilang mustahil. Lantaran dalam sejarah perhelatan UCL, tidak ada satu tim yang mampu lolos ke babak selanjutnya, setelah pada pertemuan pertama tertinggal dengan selisih tiga gol maupun lebih.

Akan tetapi, dalam dunia sepakbola semua dapat terjadi. Tim-tim yang diunggulkan, justru harus menelan kekalahan. Dan begitu sebaliknya.

PSG bertandang ke markas El Barca bukan tanpa motivasi dan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Tim asuhan Unai Emery, meskipun saat ini menempati posisi kedua klasemen Ligue 1 dengan hanya berselisih tiga poin dari Monaco, namun memimiliki modal yang sangat berharga pada leg pertama.

Edinson Cavani hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak delapan besar. Bahkan, walaupun nantinya kalah dengan skor tiga gol tanpa balas, langkah PSG dipastikan tetap melaju ke fase selanjutnya.

Luis Enrique Optimis Singkirkan PSG

Barcelona harus mengakui kehebatan Paris Saint Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang dihelat pada pertengahan bulan Februari 2017 lalu, setelah secara perkasa tim tuan rumah membantai empat gol tanpa balas.

Luis Enrique
Luis Enrique merasa optimis bahwa timnya akan mampu lolos ke babak berikutnya

Dengan begitu, sementara PSG unggul dengan agregat 4-0. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan rasa optimisme sang manajer El Barca Luis Enrique.

Ia mengakui bahwa timnya masih memiliki waktu 90 menit di lapangan, dan semua dapat terjadi.

“Meskipun saat ini kami tertinggal agregat 4-0 atas mereka. Namun kami masih memiliki waktu selama 90 menit yang semua dapat terjadi diatas lapangan. Sehingga, kami merasa optimis akan dapat bermain dengan terbaik dan menghasilkan hasil yang kami harapkan,”

“Terlebih laga nantinya dimainkan di markas kebanggaan kami, yang dimana akan dipenuhi oleh para supporter yang terus setia mendukung kami. Tidak hanya itu, kami memiliki motivasi lebih, setelah kami mampu duduk di puncak klasemen La Liga,”

“Namun mereka merupakan tim besar dengan dipenuhi oleh para pemain hebat, dan mereka datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga, untuk memetik kemenangan dan memastikan lolos ke babak berikutnya, kami harus menampilkan permainan terbaik,” ujar pelatih asal Spanyol.

Neymar: Kami Adalah Tim Hebat

Senada dengan pernyataan sang manajer, Neymar juga merasa optimis bahwa timnya akan mampu mengembalikan keadaan dan melangkah ke fase selanjutnya.

Neymar
Neymar optimis timnya akan menampilkan permainan terbaik dan melaju ke fase selanjutnya

“Kami memang tertinggal agregat yang cukup jauh, yakni empat gol. Akan tapi, kami adalah tim besar dengan di isi oleh para pemain terbaik di setiap posisi bermain. Jadi, kami merasa yakin akan dapat menampilkan kehebatan kami,”

“Kuncinya, kami tidak boleh melakukan kesalahan sekecil mungkin, yang akan dapat merugikan kami. Maka dari itu, kami akan menampilkan performa tim yang terbaik, ditambah dengan dukungan fans setia,”

“Jadi, bukan hal yang mustahil untuk kami melaju ke babak delapan besar. Kami siap mencatatkan sebuah sejarah di kompetisi Eropa ini,” ujar penyerang berkebangsaan Brasil.

Benfica vs Borussia Dortmund, Babak 16 Besar Liga Champions

Estádio do Sport Lisboa e Benfica

Benfica terlebih dahulu menjadi tuan rumah kala berhadapan dengan Borussia Dortmund di leg pertama Liga Champions pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Laga babak 16 besar tersebut akan dihelat di Estádio do Sport Lisboa e Benfica, Lisboa yang memiliki daya tampung sebanyak 65647 ribu penonton.

Estádio do Sport Lisboa e Benfica
Laga antara Benfica vs Borussia Dortmund akan dihelat di Estádio do Sport Lisboa e Benfica

As Águias tergabung dalam grup B bersama Napoli, Besiktas dan Dynamo Kyiv. Pasukan Si Elang mampu lolos ke babak gugur 16 besar, lantaran finis di urutan kedua dengan raihan delapan poin. Hanya terpaut tiga angka saja dari Partenopei Gli Azzurri yang sukses keluar sebagai jawara grup.

Sehingga, hal tersebut menjadikan Benfica harus memulai laga leg pertama babak 16 besar sebagai tuan rumah terlebih dahulu.

Sementara Die Borussen pada laga terakhir melawan Real Madrid di Estadio Santiago Bernabeu mampu menahan imbang sang tuam rumah, yang bahkan sempat tertinggal terlebih dahulu.

Dengan demikian, pasukan Hitam Kuning sukses mengunci Grup F Liga Champions sebagai juara grup dengan perolehan 14 angka. Mengungguli El Real yang hanya meraih 12 poin saja.

Jika melihat dari masing-masing klub di liga domestik. Si Elang tengah dominan di Liga Primer Portugal dengan sukses menduduki posisi teratas klasemen, berhasil mengungguli sang juara bertahan, Porto. Sementara, Die Borussen tengah terperosok di papan tengah klasemen Bundesliga dan tertinggal cukup jauh dari Bayern Munich di urutan pertama.

Tentu, laga antara Benfica melawan Dortmund akan berjalan dengan sangat ketat. Mengingat, kedua klub tersebut belum pernah bertemu sekalipun di berbagai ajang kejuaraan sepakbola.

Rui Vitória Yakin Mampu Singkirkan Dortmund

Pelatih Benfica, Rui Vitória secara meyakinkan bahwa dirinya akan mampu menyingkirkan wakil Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions.

Rui Vitória
Rui Vitória yakin akan mampu mengalahkan Borussia Dortmund

Keduanya akan bertemu pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang dan Si Elang akan terlebih dahulu bermain di depan para pendukungnya sendiri, lantaran hanya mampu finis di urutan kedua Grup B.

“Kami adalah tim besar. Saat ini pun kami sangat kuat di liga domestik dengan berhasil sementara waktu menduduki posisi puncak. Sehingga, kami memiliki modal yang sangat baik,”

“Terlebih, seluruh skuat dalam performa yang sangat imprensif di setiap laganya. Jadi, kami yakin dengan kekuatan ini akan mampu mengalahkan perlawanan mereka (Dortmund) dan melaju ke babak selanjutnya,” ungkap manajer berkebangsaan Portugal.

Senada dengan sang manajer, kiper tim Julio Cesar juga menyatakan bahwa timnya akan sukses meraih kemenangan baik di kandang sendiri maupun kala bertandang ke markas Die Borussen.

“Tak ada alasan untuk tidak mampu meraih kemenangan dan melaju ke fase selanjutnya. Kami mampu mengalahkan mereka baik ketika kami bermain di depan para fans maupun nanti di markas kebanggaan mereka,” ungkap penjaga gawang asal Brasil.

Thomas Tuchel: Kami Memiliki Skuat Tim Hebat

Tak gentar dengan pernyataan dari pelatih lawan, manajer Borussia Dortmund Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa timnya memiliki skuat yang hebat di berbagai lini.

Thomas Tuchel
Thomas Tuchel yakin dengan skuat timnya akan mampu menyingkirkan Benfica

“Tim kami memiliki kedalaman skuat yang sama-sama hebat. Baik yang bermain sebagai starting eleven maupun yang mengisi bangku cadangan. Semua pemain memiliki peran tersendiri dan semuanya sangat berharga,” ungkap Tuchel.

Pelatih asal Jerman tersebut menambahkan bahwa dirinya tak terpengaruhi dengan hasil yang diraih timnya di liga domestik. Sejauh ini, Dortmund masih kesulitan di papan tengah klasemen.

“Memang saat ini kami tengah berada di papan tengah. Namun, hal tersebut tak akan dapat mempengaruhi kinerja para pemain. Karena mereka (pemain) sangat merasa antusias bermain di kancah Eropa,” tambah mantan pelatih Mainz 05.

Liga Champions : Nasib Arsenal Sungguh Malang

Arsenal

Jadwal 16 besar Liga Champions 2016-2017 sepertinya merupakan kabar buruk bagi klub yang bermarkas di London Utara. Arsenal akan berjumpa klub kuat dari Budesliga, yakni Bayern Munchen. Pelatih mereka Arsene Wenger sempat mengerutkan keningnya ketika mengetahui hasil undian dari babak lanjutan Liga Champions beberapa waktu lalu.

Sepertinya sangat pantas jika klub berjulukan The Gunners tersebut dikatakan sebagai klub yang menerima kutukan, pasalnya sudah kesekian kalinya pasukan Mesut Ozil harus menerima hasil undian jadwal yang sangat memonohok tim mereka.

“Ini adalah untuk kesekian kalinya kami merasa di permainkan oleh jadwal yang begitu berat di Liga Champions. Tapi sebagai tim dengan sejarah bagus, pastinya siapapun lawan yang akan di hadapi, kami akan selalu siap memberikan usaha terbaik pada sejumlah penggemar kami,” jelas Ozil.

Babak 16 besar antara Arsenal kontra Bayern Munchen akan di gelar pada tanggal 16/2/2017. Sebelumnya The Gunners berhasil meraih juara grup pada babak penyisihan. Statistik selama penyisihan bisa dibilang permainan Ozil CS menunjukkan grafik permainan yang tidak buruk, bahkan terbilang cukup bagus.

Menjadi juara Grup A pada penyisihan Liga Champions, ternyata tidak serta merta menjadikan keuntungan bagi pasukan Wenger tersebut. Harus menghadapi tim kuat Munchen yang saat ini di latih oleh Carlo Ancelotti. Pada pertemuan pertama, akan dimainkan di stadion Allianz Arena yang merupakan kandang dari Munchen.

Munchen Lawan Berat!

arsene wenger

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengakui bahwa situasi undian ini sangat memberikan dirinya kesulitan dan masalah yang cukup besar. Memiliki julukan The Professor, tidak membuat sang pelatih merasa pintar untuk meracik strategi saat bertandang ke stadion Allianz Arena.

“Kami memang sedang tidak beruntung harus berhadapan dengan mereka (Bayern Munchen). Ini sudah seperti kutukan bagi kami setiap memasuki babak 16 besar, selalu mendapatkan lawan berat. Tidak ada kata lain, strategi kami harus mencuri gol di kandang mereka, tapi saya sadar itu tidaklah mudah,” ungkap Wenger.

Liga paling bergengsi yang di gelar untuk klub-klub di Eropa ini memang selalu menjadi tontonan yang sangat di nanti oleh banyak pemirsa. Tidak halnya pada laga Arsenal versus Munchen pada Februari 2017 nanti.

Tim dari Jerman selalu memiliki kekuatan dan kecepatan yang sangat berimbang. Pemain bertahan Meriam London, Laurent Koscienly mengatakan, bahwa akan terasa sangat sulit jika harus berhadapan dengan klub-klub asal Jerman. Menurutnya, mereka memiliki kekuatan, kecepatan dan keberuntungan yang sangat bagus.

Wenger Pesimis

Pelatih Arsenal Arsene Wenger yang sudah mengarsiteki klubnya tersebut dengan jangka waktu cukup lama, merasa selalu mendapatkan kesialan setiap kali harus meladeni Liga Champions. Dirinya merasakan pesimis jika harus bertemu klub-klub asal Jerman.

“Dia adalah tim kuat dan saya cukup pesimis bisa mengimbanginya. Tapi kami sudah pasrah, hanya usaha kuat, fokus dan konsentrasi tinggi yang bisa memberikan hasil memuaskan nanti. Kita lihat saja laga nanti, apakah lini tengah kami mampu menghalau setiap serangan yang di bangun oleh mereka,” ungkap Wenger dengan raut wajah pesimis kepada media.

mesut ozil

The Gunners memiliki pemain penting berkewarganergaraan Jerman, sekaligus menjadi pemain andalan pada timnas Jerman, yakni Mesut Ozil. Sebagai jenderal lapangan tengah rupanya dirinya itu bisa memberikan banyak masukan kepada rekan-rekannya dalam menghadapi tim asal negaranya.

“Saya sedikit tahu soal mereka, tapi tidak banyak. Saya menyarankan kepada teman-teman untuk tidak memainkan umpan-umpan tinggi dan jauh. Harapan saya kepada pelatih agar bisa memanfaatkan umpan satu-dua dengan memanfaatkan kecepata serta kelincahan penyerang yang ada seperti Alexis Sanchez dan Theo Walcot,” jelas Ozil.